Senin, 14 Mei 2012

Jangan Takut Berbisnis Properti di Indonesia


Ilustrasi fasilitas kolam renang dan tempat santai  di apartemen - sailblogs.com


JAKARTA - Dewasa ini banyak pebisnis yang terjun ke dunia properti dengan menawarkan berbagai inovasi dan keunggulan produk-produknya. Apalagi untuk menjadi seorang pebisnis properti atau pengembang saat ini tidaklah sulit, mengingat peluang untuk membuat bisnis franchise atau waralaba properti pun sudah ada di dalam negeri. 
Bisnis ini pun dinilai selalu mendatangkan untung dan peluang ruginya cukup kecil. Karena, rumah dan tanah selalu memiliki nilai yang tinggi. Menurut Business Development PT Bangun Properti Indonesia (Bahana Paramata) Alvin Kurniawan, mengatakan jangan takut untuk memulai bisnis properti. 

"Bisnis properti di Indonesia sangat prospektif, karena orang selalu membutuhkan rumah, maka bisnis ini sangat menguntungkan, asalkan dilakukan dengan persiapan modal, pengatahuan, dan kemampuan bisnis yang mumpuni dan matang," katanya dalam Seminar Bisnis Properti Bahana Paramarta di Jakarta, baru-baru ini. 

Menurut Alvin, beberapa indkator yang mendorong bisnis properti di Indonesia terus tumbuh beberapa tahun belakangan ini, di antaranya : 
1. Inflasi relatif stabil, 6-6,5 persen 
2. Menurunnya suku bunga KPR 
3. BI rate di bawah tujuh persen

4. Risiko dalam investasi properti tergolong kecil, berdasarkan beberapa aspek: 
- Dari segi Inflasi, tergolong beresiko rendah, karena rumah selalu dibutuhkan 
- Interest risk rendah, karena hunian selain untuk dihuni juga bisa diinvestasikan
- Market risk, sangat rendah. Karena jumlah penduduk Indonesia mencapai jutaan jiwa, dan harga tanah terus meningkat setiap tahun 
- Businenss risk, rendah, karena nilai return-nya tinggi  
- Liquidity, moderate atau sedang-sedang saja.

Sumber : www.property.okezone.com/jangan-takut-berbisnis-properti